Sedih Ditinggal Sobat Menikah? Kau Dapat Lakukan Ini Untuk Menghibur Hati Yang Gundah

Memiliki sahabat merupakan salah satu hal yang terindah yang ada dalam hidup. SahabatĀ  yang baik tidak sanggup digantikan dan dibeli dengan uang berapapun. Jika kita mempunyai banyak uang, namun mempunyai sahabat yang buruk, maka kemungkinan kita tidak akan senang alasannya yakni dimanfaatkan oleh “teman” kita. Namun, kalau kita hanya mempunyai sedikit uang, namun kita mempunyai sahabat yang baik, kita akan bahagia.

Nah, murung nggak sih, ketika kita ditinggal sahabat kita yang sudah kemana-mana berdua atau bareng-bareng? Disamping kita bahagia, kita juga akan mencicipi kekosongan di jiwa kita (tsssah, bahasanya!). Hal ini wajar, bukan alasannya yakni kita iri pada sahabat tersebut, namun kita merasa kehilangan sesudah bertahun-tahun bersama sekarang ia harus “berpisah” alasannya yakni sudah mempunyai pasangan dan keluarga gres yang harus mereka urus. Frekuensi main bareng pun sekarang harus berkurang, sehingga kita yang dulunya tidak sungkan ngajak keluar ngopi atau shopping bareng, sekarang harus ada ritual minta izin istri/suaminya dulu.

Supaya kau tidak berlarut-larut dalam menanggung kegundahan hati, ada baiknya kau baca saran dari Izwie berikut ini. Setidaknya, kau akan sedikit tercerahkan dengan adanya kegiatan pengalih perhatian biar kau nggak terlalu murung ketika ditinggal sahabat menikah. Yuk, simak selengkapnya berikut ini!

Kamu Boleh Menampakkan Kesedihan, Namun dengan Konteks Kamu Ingin Menunjukkan Bahwa Kamu Benar-Benar Menyayangi Sahabatmu

Menunjukkan rasa murung dan haru ketika ijab kabul sahabat boleh saja ditunjukkan, alasannya yakni kalau diungkapkan dengan cara yang benar akan menambah kental persahabatan kalian. Rasa saling mempunyai antara sahabat akrab memang tidak sanggup lepas begitu saja. Tunjukkan secara masuk akal dan jangan merusak suasana senang temanmu di hari pernikahannya.

Pernikahan Sebenarnya Bukan Benteng Pemisah Kamu dan Sahabatmu. Cuma, Mereka Kini Sudah Punya Gerbang untuk Diketuk

Ya, bahwasanya tidak drastis perubahan sesorang yang sudah menikah. Mereka tetap mempunyai hubungan sosial, hanya saja mereka sekarang punya semacam “gerbang” atau “pintu” yang harus kau ketuk sebelum mengajak mereka jalan-jalan, nongkrong, atau urusan lainnya. Mereka sudah punya pasangan, jadi pastinya ketika mereka sedang tidak sibuk dengan keluarganya kita tidak sanggup menyela demi kepentingan kita pribadi. Hargailah keluarga kecil sahabatmu.

Bekerja Lebih Giat, Sibukkan Hari-harimu dengan Bekerja dan Berkarya Supaya Kamu Semakin Bermanfaat Bagi Orang Banyak

Lalu, bagaimana cara untuk mengalihkan perhatian? Kita butuh distraksi atau pengalihan perhatian dimana kita sanggup sedikit melupakan kebiasaan usang kita bersama sahabat, yang mustahil dilakukan sesering dulu. Solusinya, sibukkan dirimu dengan kegiatan yang bermanfaat ibarat bekerja lebih giat, melaksanakan kegiatan sosial, menciptakan karya ibarat menulis buku atau melukis (hanya contoh, sesuaikan dengan bakatmu). Dengan begitu, kau sanggup memanfaatkan waktu galaumu lebih bermanfaat, bukan?

Terbiasa Shopping Bareng Sahabat? Saatnya Membiasakan Shopping Sendiri atau Shopping Bareng Mama Aja!

Nah, kalau kau hobby shopping bareng sahabat, sedangkan sekarang sahabatmu shoppingnya sama suami (karena dibayarin suami tentunya, hahaha), kau nggak usah bingung. Biasakan untuk melakukannya sendiri atau ajak mamamu. Kalau ajak pacar, boleh juga sih, tapi biasanya mama lebih banyak kemungkinan ngebayarin daripada pacar. Hehehe.

Bergabung dengan Komunitas, Banyak Sahabat Baru Menunggumu

Bergabung dengan komunitas? Mengapa tidak?! Kamu sanggup mendapat banyak kenalan baru, yang akan mengisi hari-harimu sehingga kau tidak merasa kesepian lagi. Jika kau aktif di komunitas, bukan hanya sahabat baru, kau juga sanggup mendapat banyak pengalaman dan ilmu baru.

Ditinggal Menikah… Bukankah Ini Pertanda Sudah Saatnya Kamu Serius Memikirkan Siapa Pasanganmu?

Hmmm, agak-agak baper sih ya… Tapi beneran deh. Kalau sahabatmu saja sudah melangsungkan ijab kabul dan hidup bersama pasangannya, bukankah kau sabaiknya juga sudah mulai memikirkan pasanganmu juga? Jadi, kau nanti sanggup bertemu dengan sahabat-sahabatmu bersama pasanganmu juga. Pasti lebih mengasyikkan. Namun, tentu saja hal ini harus dipertimbangkan masak-masak. Bukan hanya iri atau impian sesaat saja.

Jika Kamu Menganggap Sahabatu Tak Tergantikan, Cobalah Memulai Bisnis Bareng Dia dan Pasangannya. Kalian Akan Lebih Sering Bertemu Untuk Kerjasama

Ini yakni jalan yang sanggup kau tempuh kalau kau menganggap bahwa sahabatmu memang satu-satunya yang tidak sanggup digantikan oleh siapapun (halah!). Kamu sanggup mulai mencoba kerjasama dengan ia dan pasangannya sehingga kalian sanggup terus terlibat, kali ini dalam hubungan kerja.

Nah, udah galaunya. Sekarang saatnya menatap masa depan dan berkarya untuk kemajuan dirimu, Guys. Jangan lupa bahagia, ya!